Laporan Praktikum IPA di SD "Difraksi, Interferensi, dan Disepersi"

Laporan Praktikum
Difraksi, Intreferensi, dan Dispersi

Laporan Praktikum Difraksi, Intreferensi, dan Dispersi (Praktikum IPA di SD)

A. Tujuan

Untuk menentukan fokus lensa cembung dan cekung serta menjelaskan sifat-sifat cahaya.

B. Alat dan Bahan

  1. Lampu TL
  2. Kisi disfraksi.

C. Cara Kerja

  1. Susun lampu TL, penggaris panjang dan kisi.
  2. Setelah lampu TL dinyalakan, lakukan pengamatan dengan menggunakan kisi 3000 celah atau d=1/300 cm, jika yang dipilih warna ,ungu, ukurlah jarak warna ungu yang dilihat di lampu TL, catat orde atau warna ungu ke berapa dari lampu TL yang anda amati tersebut. Ukur jarak kisi ke lampu TL.


D. Pertanyaan

  1. Sebutkan warna-warna cahaya yang dipancarkan oleh lampu TL?
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan peristiwa disfraksi, interferensi dan dispersi?


E. Pembahasan

Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetikyang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat matamaupun yang tidak. Cahaya adalah paket partikel yang disebut foton.

Kedua definisi di atas adalah sifat yang ditunjukkan cahaya secara bersamaan sehingga disebut "dualisme gelombang-partikel". Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna. Bidang studi cahaya dikenal dengan sebutan optika, merupakan area riset yang penting pada fisika modern. 

Cahaya mempunyai 4 besaran dalam optika klasik:
• Intensitas
• Frekuensi atau panjang gelombang
• Polarisasi
• Fasa
dan sifat optik fisis:
• Interferensi
• Difraksi
• Dispersi
• Polarisasi

Difraksi adalah penyebaran gelombang, contohnya cahaya, karena adanya halangan. Semakin kecil halangan, penyebaran gelombang semakin besar. Dispersi adalah peristiwa penguraian cahaya polikromarik (putih) menjadi cahaya-cahaya monokromatik (me, ji, ku, hi, bi, ni, u) pada prisma lewat pembiasan atau pembelokan. 

Hal ini membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari harmonisasi berbagai cahaya warna dengan berbeda-beda panjang gelombang. Interferensi adalah interaksi antar gelombang didalam suatu daerah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. 

Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut.

F. Kesimpulan

Difraksi adalah penyebaran gelombang, contohnya cahaya, karena adanya halangan. Semakin kecil halangan, penyebaran gelombang semakin besar. Dispersi adalah peristiwa penguraian cahaya polikromarik (putih) menjadi cahaya-cahaya monokromatik (me, ji, ku, hi, bi, ni, u) pada prisma lewat pembiasan atau pembelokan. 

Hal ini membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari harmonisasi berbagai cahaya warna dengan berbeda-beda panjang gelombang. Interferensi adalah interaksi antar gelombang didalam suatu daerah. 

Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Cahaya adalah energi berbentuk gelombang elekromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380–750 nm. 

Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Cahaya adalah paket partikel yang disebut foton.

H. Jawaban Pertanyaan

  1. Warna-warna cahaya yang dipancarkan oleh lampu TL adalah Merah, biru, kuning dan violet atau ungu.
  2. Difraksi adalah penyebaran gelombang, contohnya cahaya, karena adanya halangan. Semakin kecil halangan, penyebaran gelombang semakin besar, Dispersi adalah peristiwa penguraian cahaya polikromarik (putih) menjadi cahaya-cahaya monokromatik (me, ji, ku, hi, bi, ni, u) pada prisma lewat pembiasan atau pembelokan.
    Hal ini membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari harmonisasi berbagai cahaya warna dengan berbeda-beda panjang gelombang sedangkan Interferensi adalah interaksi antar gelombang didalam suatu daerah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut.


Referensi

Rumanta, M. (2019). Praktikum IPA di SD. Jakarta: PT. Prata Sejati Mandiri.

Semoga postingan Laporan Praktikum Difraksi, Intreferensi, dan Dispersi (Praktikum IPA di SD)ini bisa memberi manfaat. Amiin YRA.

Penulis: Vivi Ratnawati (S1 PGSD UT-POKJAR Jombang)

Sumber:
https://www.ilmiahku.com/2019/05/Laporan-Praktikum-Difraksi-Intreferensi-Dispersi.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel